Langsung ke konten utama

Perasaan Yang Menyerang Bertubi-tubi

Mengapa Ada Sebuah Rasa?ini Hanyalah Sebuah Pertanyaaan Kebodohan,Sebab Rasa Timbul Dari Sesuatu Hal Yang Muncul.Begitu Banyak Yang Muncul Di Dalam Kehidupan ini,Menimbulkan Banyak Perasaan Yang Lahir Di Dalam Dunia ini.Bagaikan Sebuah Warna Dari Antara Pelangi,Warna Apakah Yang Kamu Sukai?Itulah Letak Hiasan Warna Perasaan Yang Indah Bagi Kamu,Suka,Gembira Itulah Rasa Pelangi Yang Menghiasi Kehidupan Kamu.Namun Enggan Aku Ingin Mengatakan,Sebab Ada Suatu Warna Yang Selalu Menghiasi Di Antara Warna Rasa Yang indah Bagiku,Tapi Biarlah Aku Sebutkan Saja,Ada Si Kelam Dan Suram Warna Gelap Hitam Yang Menjadi Bayanganku,Bertubi-tubi Ia Selalu Melekat Menjadi Bayang-Bayang Di Antara Setiap Warna Yang Indah,Yang Aku Miliki.Kadang Malam Pekat Ia Menutupinya Dengan KeAgungannya,Tapi Aku Tak Perduli Sebab Ada Sang Rembulan Yang Memberikan Sebagian Warnanya Di Malam Kelam.Sinarnya Memberikan Warna Malam Kelam Bercahaya,Sehingga Walaupun Bertubi-tubi Si Hitam Rasa Itu Menyelimuti Waktunya,Aku Tet…

Perasaan Yang Menyerang Bertubi-tubi

Mengapa Ada Sebuah Rasa?ini Hanyalah Sebuah Pertanyaaan Kebodohan,Sebab Rasa Timbul Dari Sesuatu Hal Yang Muncul.Begitu Banyak Yang Muncul Di Dalam Kehidupan ini,Menimbulkan Banyak Perasaan Yang Lahir Di Dalam Dunia ini.Bagaikan Sebuah Warna Dari Antara Pelangi,Warna Apakah Yang Kamu Sukai?Itulah Letak Hiasan Warna Perasaan Yang Indah Bagi Kamu,Suka,Gembira Itulah Rasa Pelangi Yang Menghiasi Kehidupan Kamu.

Namun Enggan Aku Ingin Mengatakan,Sebab Ada Suatu Warna Yang Selalu Menghiasi Di Antara Warna Rasa Yang indah Bagiku,Tapi Biarlah Aku Sebutkan Saja,Ada Si Kelam Dan Suram Warna Gelap Hitam Yang Menjadi Bayanganku,Bertubi-tubi Ia Selalu Melekat Menjadi Bayang-Bayang Di Antara Setiap Warna Yang Indah,Yang Aku Miliki.Kadang Malam Pekat Ia Menutupinya Dengan KeAgungannya,Tapi Aku Tak Perduli Sebab Ada Sang Rembulan Yang Memberikan Sebagian Warnanya Di Malam Kelam.Sinarnya Memberikan Warna Malam Kelam Bercahaya,Sehingga Walaupun Bertubi-tubi Si Hitam Rasa Itu Menyelimuti Waktunya,Aku Tetap Dapat Melihat Sebuah Harapan Akan Warna Yang Lain itu,Tetap Ada Harapan Sebab Rembulan Menyinari Gelap Malam Untuk Aku Mampu Melihat Jalanku Masih Memiliki Warna Yang Aku Sukai.

Kesukaan Rasa Dan Warnaku Hilang Di Telan Sang Hitam Malam Kelam,Namun Tak Perlu Aku Keluhkan Lagi Sebab Itulah Waktunya Ia Mengagungkan Dirinya Di Jalan Kesukaanku,Memberi Noda Yang Tidak Aku Sukai,Memberiku Suatu Lelah Untuk Membersihkan Yang Tak Aku Sukai,Tapi Aku Sadar Sebab Itulah Waktunya Yang Ia Dapati.

Walaupun Pendatan Suka Perasaanku Semakin Menipis Di Gerogoti Si Hitam Malam,Aku Tetap Mensyukurinya,Sebab Masihlah Terpandang Perasaan Sukaku Pada Rembulan Bercahaya,Yang Memberikan Pendapatan Secercah Kesukaanku Walaupun Di Landa Kekelaman Gelap Malamnya Si Hitam.

Akh Biarkan Saja Sebab Ada Waktunya,Akh Biarkan Saja Sebab Aku Tetap Mendapatinya Walaupun Sedikit Saja Aku Tak Mengapa.Akh Biarkan Saja Suatu Saat Nanti Perasaan Yang Menyerangku Bertubi-tubi Ada Juga Waktunya Terbitnya Sang Fajar Yang Menerangi Kebanyakan Kesukaanku,Yang Aku Dapatkan.Akh Aku Tak Mengapa Panjang Waktu Malam Kelam Sebab Lebih Panjang Lagi Waktu Cerah Hari Yang Aku Dapat.Akh Biarkan Saja Waktu Perlu Berjalan Tak Perlu Aku Mengakhiri Waktu Sebab Malam Yang Panjang,Hanyalah Sebentar Saja Fajar Juga Tak Akan Lama Menyingsing Di Esok Hari Cerah Akan Datang Hiasi Perasaan Sukaku.Akh Tidur Saja Di Waktu Malam Kelam Bangun Pagi Suka Akan Datang Tak Terasa Malam Kelam Telah Terlewatkan,Jangan Larut Dan Hanyut Di Malam Kelam Sampai Menunggu Hari Esok Akan Datang Sebab Jika Aku Tunggu Lama Datang Akan Terlihat,Lebih Baik Tidur Saja Biar Esok Pagi Segeralah Datang.

Komentar